Di tepi Situ Patenggang, ada sebuah kapal kayu besar yang tidak pernah sepi dari kamera pengunjung: Pinisi Resto. Restoran berbentuk kapal pinisi bergaya Bugis-Makassar ini berdiri di kawasan Glamping Lakeside Rancabali, tepat di pinggir danau, sehingga pengunjung bisa makan sambil memandang air danau yang tenang dan kebun teh di sekelilingnya. Satu kunjungan ke sini biasanya tidak berhenti di meja makan saja, karena dari dermaga yang sama pengunjung bisa menyeberang dengan perahu menuju Batu Cinta, pulau kecil di tengah danau yang menyimpan legenda cinta dari tanah Sunda. Panduan ini merangkum harga tiket, menu, jam buka, dan ongkos perahu per November 2026, supaya kamu bisa merencanakan kunjungan tanpa kejutan biaya di loket.

Foto ilustrasi (stok Pexels), bukan foto asli Pinisi Resto atau Situ Patenggang
Pinisi Resto Itu di Mana?
Pinisi Resto berada di kawasan Glamping Lakeside Rancabali, di tepi Situ Patenggang, Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. Alamat jalannya ditulis beragam antar sumber: satu sumber menulis Jl. Raya Ciwidey–Patengan KM 39, sementara sumber lain menulis KM 11. Patokannya yang paling aman adalah kawasan Glamping Lakeside di tepi Situ Patenggang, bukan nomor kilometernya. Dari pusat Ciwidey, perjalanan ke sini melewati jalan raya menuju Situ Patenggang dan memakan waktu sekitar 30–45 menit tergantung kondisi lalu lintas. Panduan harga tiket wisata Ciwidey secara umum bisa kamu baca di panduan harga tiket Ciwidey terbaru 2026.
Harga Tiket Masuk Kawasan
Tiket masuk kawasan Glamping Lakeside tempat Pinisi Resto berada berkisar Rp20.000–Rp25.000 per orang menurut beberapa sumber. Selain tiket masuk biasa, tersedia pula paket terusan: terusan Rp50.000 yang mencakup beberapa wahana kawasan (antara lain Pinisi, track lakeside, strawberry farm, golesat, dan bukit kelinci menurut satu sumber), serta paket VIP Rp100.000 yang menambah Kawah Rengganis ke dalam paket. Perlu dicatat, isi paket terusan bisa berbeda antar sumber — wahana yang termasuk dan tidak termasuk sebaiknya dikonfirmasi di loket sebelum membayar. Harga dapat berubah, konfirmasi ulang sebelum berangkat.
Menu Andalan dan Kisaran Harganya
Pinisi Resto menyajikan masakan Sunda dan hidangan Indonesia yang cocok dimakan ramai-ramai. Menu andalan yang paling sering disebut antara lain Nasi Liwet Kastrol, Gurame Terbang, Ayam Bakar Madu, Karedok, serta minuman hangat Bandrek Hanjuang dan Bajigur. Kisaran harga makanan menurut sumber-sumber yang tersedia berada di rentang Rp9.000–Rp112.500 per hidangan, sedangkan minuman sekitar Rp8.000–Rp32.500; angka-angka ini berasal dari sumber yang sudah agak lama, sehingga harga di tempat bisa berbeda. Sebagai gambaran yang lebih baru, nasi goreng di kawasan ini disebut-sebut sekitar Rp37.500–Rp45.000 per porsi. Jembatan menuju area Pinisi disebut dikenai biaya sekitar Rp15.000 menurut satu sumber. Harga dapat berubah, konfirmasi ulang sebelum berangkat.
Jam Buka
Jam buka kawasan Glamping Lakeside yang paling sering dikutip adalah 08.00–17.00 WIB. Untuk restorannya sendiri, sumber-sumber berbeda: satu sumber menyebut resto melayani makan malam sampai 19.00 WIB, sementara sumber lain menulis jam resto 09.00–17.00 pada hari kerja dan 08.00–20.00 pada akhir pekan. Karena variasinya cukup lebar, anggaplah jam resto berada di kisaran 08.00/09.00–17.00/20.00 WIB dan konfirmasi ke pengelola bila kamu berencana makan malam di sana. Harga dan jam dapat berubah, konfirmasi ulang sebelum berangkat.
Perahu ke Batu Cinta
Batu Cinta adalah pulau kecil di tengah Situ Patenggang yang menjadi latar foto favorit. Perahu menuju ke sana tersedia dalam dua pilihan. Perahu bersama (shared) berkisar Rp15.000–Rp50.000 per orang menurut beberapa sumber (angka Rp15.000, Rp20.000–Rp50.000, dan Rp30.000 sama-sama beredar). Perahu privat berkisar Rp150.000–Rp200.000 per perahu, dengan satu sumber menyebut Rp150.000 untuk satu keluarga (maksimal 4 orang). Fasilitas lain yang disebut sumber: sepeda air angsa sekitar Rp40.000 dan sewa tikar sekitar Rp10.000. Harga dapat berubah, konfirmasi ulang sebelum berangkat.
Legenda Batu Cinta
Menurut cerita yang beredar di kalangan wisatawan dan pemandu lokal, Batu Cinta berkaitan dengan kisah Ki Santang (Kian Santang), putra Prabu Siliwangi, dan Dewi Rengganis yang bertemu di tempat ini. Pulau kecil di tengah danau itu disebut Pulau Asmara atau Pulau Sasaka, dan air mata Dewi Rengganis dipercaya menjadi asal-usul terbentuknya danau. Legenda ini adalah cerita rakyat yang dituturkan turun-temurun, bukan catatan sejarah yang terverifikasi — tetapi justru kisah inilah yang membuat banyak pasangan datang dan berfoto di Batu Cinta.
Tips Berkunjung
Datanglah pagi hari bila ingin suasana danau yang masih sepi dan cahaya foto yang lembut. Siapkan uang tunai karena sinyal di kawasan danau bisa lemah dan pembayaran nontunai tidak selalu bisa diandalkan. Bila datang bersama rombongan besar atau pada akhir pekan, pesan tempat lebih awal karena Pinisi Resto termasuk salah satu spot makan paling ramai di kawasan Situ Patenggang. Terakhir, tanyakan isi paket terusan di loket sebelum membayar, karena cakupan wahana antar sumber berbeda-beda.
Singkatnya
Pinisi Resto menawarkan gabungan yang jarang ada di satu tempat: makan di atas kapal kayu di tepi danau, lalu menyeberang ke pulau legenda dengan perahu. Siapkan bujet tiket kawasan sekitar Rp20.000–Rp25.000 per orang (atau terusan Rp50.000 dan VIP Rp100.000 bila ingin paket gabungan), bujet makan sekitar Rp37.500–Rp112.500 per hidangan untuk menu utama, dan ongkos perahu Rp15.000–Rp50.000 per orang untuk perahu bersama atau Rp150.000–Rp200.000 untuk perahu privat. Semua angka di atas dicek 1 November 2026 dan dapat berubah — konfirmasi ulang sebelum berangkat.

0 Komentar